Foto Saksi Bisu Provinsi Jambi, Dulu dan Kini

Foto Saksi Bisu Provinsi Jambi, Dulu dan Kini

Ah…

Sudah lewat terlalu lama dari hari jadi ke-60 Provinsi Jambi, Jumat 6 Januari lalu. Artinya saya telat menepati janji soal tulisan ini.

Ingin nulis yang ringan-ringan saja. Sejumlah tempat bersejarah yang tak bisa lepas dari perjalanan Provinsi Jambi. Sedianya, jauh lebih  banyak dari daftar berikut ini.

Kantor Residen Jambi

Taman yang ada di area dalam bekas Kantor Residen Jambi
Taman yang ada di area dalam bekas Kantor Residen Jambi

Dibangun tahun 1918, inilah saksi bisu sejarah Jambi yang masih terjaga. Dibangun semasa Residen HLC Petri, kini bekas kantor Residen itu difungsikan sebagai markas Polariud Polda Jambi.

Sebelumnya status pinjam pakai terhadap bangunan tua ini juga dilakukan oleh Brimob Polda Jambi. Berturut-turut sebelum itu, Dinas Pendidikan Kota Jambi, kantor Wali Kota Jambi (hingga 1983), Kantor Gubernur Jambi (hingga 1960-an). Bahkan gubernur dan wali kota madya Jambi pernah sama-sama berkantor di gedung ini.

kantor residen jambi polairud

Di tengah bangunan berbentuk huruf U ini, ada kolam. Jangan bayangkan berupa kolam renang. Petak juga lebar. Kolam ini lebarnya sekira 1,5 meter, memanjang mengikuti bangunan yang juga mirip leter U. Di tengah ada taman mini. Ada pohon yang mulai rindang yang dipastikan umurnya, tidak lebih tua dari beringin di halaman depan ataupun dari bekas kantor residen itu sendiri.

Penjara

Bekas penjara yang dibangun Belanda pada 1930-an itu kini sudah tak berbekas. Di atasnya sekarang kokoh berdiri Hotel Novita. Dulunya hotel ini berada dalam naungan Accor Group ketika menyandang nama Novotel.

Beroperasi sejak 1996, Novotel Jambi akhirnya beralih menjadi Hotel Novita pada Oktober 2010. Saya ingat semasa SMP, ketika berkunjung ke rumah guru yang berada di seberangnya, hotel ini sedang dalam pembangunan.

Eh,..ini cerita penjara (strafgevangenis) atau hotel yak. Ketawa. Lagian, rada mekso mengaitpautkan penjara dengan otonomnya Jambi. Hheheh….

penjara peninggalan Belanda di Kota Jambi yang kini berdiri hotel Novita. Foto KITLV
penjara peninggalan Belanda di Kota Jambi yang kini berdiri hotel Novita. Foto KITLV

 

Foto lawas penjara ini yang sering dibagikan ya foto satu ini. Saya belum mendapati fotonya dari angle yang lain.

Watertoren / Menara Air

Dibangun pada 1920-an, menara air kini milik PDAM Tirta Mayang itu tingginya sekitar 20 meter. Ia menjadi penting karena menjadi tempat pengibaran bendera merah putih.

Watertoren in aanbouw te Djambi-kitlv

Coba lihat tulisan saya mengenainya di sini.

 

Lapangan Terbang Palmerah

20160421_bandara-sultan-thaha-dulu-lapangan-paal-merah-dakota_20160421_203927

Pangkalan Jambi yang hanya pangkalan kecil tetapi mempunyai peranan penting dalam penerobosan blokade. Pesawat terbang yang berangkat dari Yogya perlu mengambil bensin udara sebelum terbang ke luar negeri. Jambi satu-satunya tempat pendaratan teknis karena di sana dapat membuat bensin udara dengan cara membubuhi tetra ethyl lood kepada bensin biasa dalam kilang khusus. Jadi Jambi merupakan jembatan mutlak bagi penerbangan keluar masuk derah Republik.

Demikian pengakuan Marsda TNI Purn Surjono (Komandan pangkalan udara Jambi, 1948). Walhasil, sesungguhnya bandara kita ini keren abis dah. Punya nama besar di masanya.

Saksi bisu lainnya tentu ada bekas Bioskop Murni. Bioskop yang kini jadi toko furnitur itu dulunya tempat kongres pemuda Jambi yang meminta agar Jambi otonom lepas dari Provinsi Sumatera Tengah. Di sinilah kongres BKRD dihelat.

Masih banyak tentunya, tempat-tempat penting lainnya. Bukan cuma di Kota Jambi, di daerah juga ada tempat yang punya peran dalam terbentuknya Provinsi Jambi.

Selamat ulang tahun Jambi.

Selamat berhari jadi. Ucapan selamat untuk semua masyarakat Jambi. Kecik dak besebut namo, besak dak besebut gelar. Ucapan selamat untuk semua yang mendiami tanah yang luasnya sebagaimana ditutur para leluhur, dari Tanjung Jabung sampai Durian Takuk Rajo, dari Sialang Belantak Besi hingga Bukit Tambun Tulang hinggo Kerinci.

gudang milik Pertamina di bilangan Kenali pada masa kini dan masa kolonial dulu.
gudang milik Pertamina di bilangan Kenali pada masa kini dan masa kolonial dulu.

 

gudang kenali 2

Terima kasih sudah berkunjung. Silakan berkunjung ke blog ini untuk tulisan seputar kisah-kisah Jambi di masa lalu yang ditulis dengan bahasa ringan dan populer.  Merasa bermanfaat? Jangan sungkan untuk dibagi. 

Published bydeddy rachmawan

sarjana pertanian peladang kata-kata / pewarta yang lagi belajar-belajar sejarah

2 Comments

  • djangki

    Januari 23, 2017 at 12:52 am Balas

    selamat ulang tahun jambi …

    beberapa kali lewat eks kantor gubernur jambi tp segan mau masuk, boleh dak bang foto2?
    kapan nih eksplor tempat2 bersejarah bareng bang? hehe
    muara tembesi, bajubang, muara tebo juga belum sempat saya eksplor bangunan tuanya …

    • deddy rachmawan

      Januari 23, 2017 at 9:35 am Balas

      mampir aja bang. minta izin sama petugas jaga. Mudah2an dikasih 🙂 banyak spot untuk narsis hehe

Post a Comment